USULAN PENJADWALAN PRODUKSI BENANG ACRYLIC BERDASARKAN JAM MESIN YANG TERSEDIA DI DEPARTEMEN SPINNING PT. ACRYL TEXTILE MILLS (ACTEM)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membantu bagian manajemen perusahaan pada departemen spinning PT. ACTEM dalam membuat usulan penjadwalan produksi benang supaya pengiriman barang kepada konsumen dapat dilakukan dengan tepat waktu, membuat usulan perbaikan yang dibutuhkan untuk meningkatkan tingkat pengiriman benang yang tepat waktu kepada konsumen sehingga dari hasil penelitian ini diharapkan perusahaan dapat membuat perencanaan penjadwalan produksinya dengan lebih baik lagi. Metode yang digunakan dalam penjadwalan produksi benang ini adalah dengan berdasarkan jam mesin yang tersedia di departemen spinning PT. ACTEM. Perubahan yang pertama dilakukan adalah dengan melakukan perhitungan terhadap kapasitas produksi normal pada setiap mesinnya dan kemudian menentukan total jam mesin terpakai pada setiap mesinnya dengan memperhitungkan waktu kerusakan dan waktu tambahan mesin perbulannya. Selanjutnya dilakukan pengamatan terhadap mesin-mesin melalui pemanfaatan jam mesin dengan cara membandingkan antara total jam mesin terpakai dengan total jam mesin tersedia yang didapat di perusahaan. Di mana didapat persentase rata-rata pemanfaatan jam mesin pada mesin auto feeder sebesar 76,62%, mesin roller card sebesar 81,58%, mesin hi pro card sebesar 92,88%, mesin tow reactor sebesar 88,80%, mesin gill sebesar 96,83%, mesin rover sebesar 90,14%, mesin ring spinning frame sebesar 65,39%, mesin mach corner sebesar 94,20%, mesin double winder sebesar 94,44%, mesin double twister sebesar 62,39% serta mesin hank reeling sebesar 54,47%. Waktu penjadwalan yang telah diperoleh melalui analisa pemanfaatan jam mesin selanjutnya dibuat dalam bentuk gant chart yang dapat langsung terlihat dalam bentuk bagan-bagan dan dilakukan sebagai sarana pengendalian produksi supaya waktu penyerahan atau pengiriman produk (delivery time) dapat tepat pada waktunya dari kepuasan konsumen. Dari hasil analis didapatkan bahwa usulan penjadwalan produksi benang acrylic pada periode bulan juli, agustus dan september dapat tepat waktu dikirimkan ke pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa jumlah jam mesin yang tersedia dapat memenuhi kebutuhan produksi sehingga hasil produksi dapat sampai ke konsumen dengan tepat waktu.

