PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DENGAN QUIPPER SCHOOL DAN KECERDASAAN LINGUISTIK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS (STUDI EKSPERIMEN DI SMAN 46 JAKARTA)
Abstract
Tujuan penelitian adalah untuk menguji: (1) Perbedaan hasil belajar bahasa Inggris antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran blended learning dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah, (2) pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kecerdasaan linguistic terhadap hasil belajar bahasa Inggris, (3) perbedaanhasil belajar bahasa Inggris antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran blended learning dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah yang memiliki kecerdasaan linguistic tinggi, dan (4) perbedaan hasil belajar bahasa Inggris antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran blended learning dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah yang memiliki kecerdasaan linguistic rendah. Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen dengan rancangan group faktorial 2 x 2. Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA N di Jakarta –Selatan pada semester II pada tahun ajaran 2015-2016 dengan jumlah 560 siswa. Populasi terjangkau adalah seluruh siswa kelas XI SMA N 46 Jakarta pada semester I pada tahun ajaran 2015-2016 yang berjumlah 309 siswa. Jenis sampel adalah dengan menggunakan random sampling sederhanaya itu menghasilkan 44 siswa yang dibagi 22 siswa dijadikan kelas eksperimen dan 22 siswa dijadikan kelaskontrol. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian, dapat disimpulkan, bahwa : (1) Hasil belajar bahasa Inggris pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran blended learning lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah, (2). Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kecerdasaan linguistik terhadap hasil belajar bahasa Inggris siswa, (3)Hasil belajar bahasa Inggris pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran blended learning lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah pada siswa yang memiliki kecerdasaan linguistik tinggi, dan (4) Hasil belajar bahasa Inggris pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran blended learning lebih rendah daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasismasalah pada siswa yang memiliki kecerdasaan linguistik rendah.

